Mau Nikah...? Harus Kreatif Dong...? KUA ABAL Dalam Bimwin
Mau Nikah.? Harus kreatif dong..!
Kokar (Humas KUA ABAL); Kamis, 7 Mei 2026 (19 Dzulqo'dah 1447 Hijriah), di suasana masih tergolong pagi dan sejuk udara namun pelayanan pada KUA Kecamatan Alor Barat Laut sudah di datangi oleh pasangan catin, baik yang mengantarkan berkas Nikah (Model NA) dan lampirannya maupun yang mau mengikuti bimbingan catin, bahkan rombongan yang mengantarkan calon pengantin mengikuti prosesi pemeriksaan nikah di Aula Balai Nikah KUA Kec. Abal.
Dalam waktu yang bersamaan ada pasangan
Calon Pengantin asal Desa Lefokissu yang mengantarkan berkas nikah (Model NA), yang
kemudian langsung di arahkan oleh staf KUA pada ruang Analis Kebijakan untuk
melalui pemeriksaan berkas, melalui prosesi pemeriksaan berkas catin an : Nur Tualang
(calon suami) dan Jamalia Karim (calon istri). Setelah pemeriksaan berkas oleh
Pegawai Analis (Pahlawan Magi, S.Pd.I), selanjutnya kedua catin
langsung mengikuti bimbingan perkawinan (Bimwin) catin oleh Kepala KUA Kec. ABAL yang di layani oleh pegawai Analis Kebijakan. (Ramli Adang, S.T).
Dalam bimbingannya Ramli bertanya kepada
kedua catin, “apakah sudah benar-benar siap akan melangsungkan pernikahan
pada hari tanggal yang telah di tentukan”? jawaban dari calon istri
kedengaran tegas penuh senyuman namun jawaban dari calon suami sedikit malu
dengan suara lirih” Insya Allah siap.!
Dari jawaban kedua catin tersebut Ramli
mengatakan dengan nada guyon’ Siap nikah harus semangat dan kreatif karena
anda berdua adalah calon bapak dan ibu.
Selanjutnya Ramli menyampaikan bahwa Pentingnya catin mampu menghadapi perubahan serta tantangan rumah tangga dengan percaya diri, karena dengan waktu hari akad yang telah di tentukan anda berdua akan mengemban amanah baru sebagai suami dan isteri, karenanya perlu adanya sikap lebih adaptif, inovatif, dalam membangun nuansa baru dalam rumah tangga, maka hal pertama adalah mental dan kesiapan anda berdua dalam memulai berumah tangga.
Terakhir Ramli juga mengingatkan
kepada calon istri dan calon suaminya,
agar ketika sudah bersama-sama agar perlu juga untuk memperhatikan kondisi
fisik dari calon istri jika kemudian hari mendapat titipan amanah berupa
kehamilan maka, hendaknya mengikuti edukasi tentang gizi dan kesehatan
reproduksi pada kehamilan agar tumbuh sehat, dan tentunya melalui rutinitas
pemeriksaan kesehatan dan kehamilan guna dapat mencegah stunting sejak dini
jika terdapat gejala yang terdeteksi dari tim medis maka ada langkah-langkah
medis yang bisa di ikuti anda berdua dalam menjaga calon buah hati. Semoga
kelak rumah tangga kalian berdua menjadi rumah tangga yang diidamkan oleh semua
orang yakni Sakinah, Mawaddah dan Rahmah.



Tidak ada komentar